Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label media penyimpanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label media penyimpanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

Western Digital Kembali Pimpin Pasar Hard Disk


Western Digital
Western Digital
Perusahaan pembuat media penyimpanan data Western Digital (WD), sempat mengalami kerugian besar akibat banjir besar di Thailand pada November 2011 lalu, yang mengganggu proses produksi dan pengiriman hard disk ke seluruh dunia.

Bangkit dari keterpurukan itu, WD kembali memimpin pasar hard disk menyingkirkan pesaing utamanya, Seagate.

Menurut pengumuman pra-pendapatan Seagate, sebagaimana dikatakan analis Fang Zhang dari lembaga riset iSuppli, pendapatan Seagate pada kuartal 2 tahun 2012 akan menjadi 4,5 miliar dollar AS, dengan pengiriman 66 juta unit hard disk. Sementara WD, mampu meraih pendapatan dan mengirimkan hard disk dalam jumlah lebih besar.

Pekan lalu WD merilis laporan keuangan kuartal 4 yang berakhir pada 29 Juni 2012. Di sana tercatat, WD meraih pendapatan 4,8 miliar dollar AS, dari pengiriman 71 juta unit hard disk ke seluruh dunia. Laba bersihnya sebesar 745 juta dollar AS atau 2,87 dollar per lembar saham.

Untuk tahun fiskal 2012, WD melaporkan pendapatan sebesar 12,5 miliar dollar AS dan pendapatan bersih 1,6 milar dollar AS atau 6,58 dollar per lembar saham.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana produksi dan pengiriman WD terhambat karena banjir, pendapatannya merosot ke 9,5 miliar dollar AS dan laba bersih 726 juta atau 3,09 dollar per lembar saham.

Tahun fiskal 2012 adalah satu tahun paling menantang sepanjang sejarah 42 tahun kami," kata CEO WD John Coyne, seperti dikutip dari ComputerWorld, Kamis (26/7/2012).

Seperti diketahui, WD mengalami dua bencana alam di tahun 2012, yakni banjir di Thailand dan gempa bumi sekaligus tsunami di Jepang. Meski demikian, di tahun 2012 pula, WD menyelesaikan merger dengan produsen hard disk Hitachi, asal Jepang.

Seagate juga menyelesaikan merger dengan Samsung pada 2012. Analis Fang Zhang dari lembaga riset iSuppli, mengatakan, Hitachi menempati posisi 3 perusahaan paling banyak mengirimkan hard disk. Sementara Samsung berada di peringkat 5.

"Keduanya (WD dan Seagate-red) memiliki potensi untuk meningkatkan pasar mereka, tapi sekarang WD nampak lebih meningkat dibandingkan sebelumnya, ditambah sokongan produk berkualitas dari Hitachi," kata Zhang. "Namun, segalanya bisa berubah sesuai rasio perbandingkan antara perusahaan dan klien. Tunggu saja di masa mendatang."

Salah satu faktor yang makin memanaskan kompetisi WD dengan Seagate hingga akhir tahun 2012, adalah kehadiran ultrabook yang diperkenalkan oleh Intel. Ultrabook merupakan komputer jinjing jenis baru yang dikenal ringan, tipis, namun tetap bertenaga.

Agar performanya tetap kencang dan bisa didesain setipis mungkin, kebanyakan ultrabook menggunakan media penyimpanan data solid state drive (SSD). SSD merupakan media penyimpanan yang tidak lagi menggunakan cakram magnetis seperti hard disk, sehingga desainnya bisa lebih kecil dan tipis.

"Yang jadi masalah pembelian komputer pribadi adalah harga. Jika harga ultrabook berada di kisaran 900 dollar AS atau di atasnya, adopsinya akan sangat sulit," tutur Zhang.
Reade more >>

Sabtu, 21 Juli 2012

WD Red, Hard Disk untuk Jaringan Rumahan


western digital
WD Red dari Western Digital
Western Digital memperkenalkan hard disk jenis baru bernama WD Red. Perangkat ini khusus dirancang untuk jaringan rumahan dan kantor kecil.

Seperti disampaikan dalam keterangan tertulisnya, Western Digital merancang WD Red untuk sistem Network Attached Storage (NAS) yang selalu terhubung ke internet.

Tersedia dalam kapasitas 1 TB, 2 TB dan 3 TB, WD Red menggunakan teknologi yang dijuluki NASware. Diharapkan ini bisa membantu mengurangi downtime bagi penggunanya.

WD Red menjadi warna baru dari jajaran hard disk yang ditawarkan Western Digital. Saat ini, pilihan yang ada adalah: WD Green (ramah lingkungan), WD Blue (penggunaan sehari-hari), WD Black (performa tinggi) dan WD Red (penyimpanan jaringan).

Menurut Melyssa Banda, senior director of product marketing WD, sebelum ada WD Red pengguna harus memilih antara hard drive kelas server atau hard drive kelas desktop biasa untuk dipasang pada NAS.

Dengan adanya WD Red, lanjut Banda, segmen tengah tersebut bisa terlayani dengan baik. WD Red tersedia pada kisaran harga 125 dollar AS hingga 260 dollar AS, tergantung kapasitas.
Reade more >>

Senin, 13 Februari 2012

NVIDIA Tegra 3 Dirils Pada Mobil Audi


Nvidia Tegra 3 yang merupakan prosesor terbaru Quad Core untuk ponsel dan tablet sekarang juga bisa anda temukan dalam sebuah mobil sebagai otak di sistim infotainment mobil anda.
Pabrikan mobil Audi menjadi pelanggan pertama Nvidia yang akan menggunakan prosesor Nvidia Tegra 3 di dalamnya.
Sebagai informasi tambahan, Audi juga sebelumnya sudah menggunakan Nvidia Tegra 2 yang memamerkan Google Earth di dalam sistim infotainment mobil.
Setidaknya pemilihan Tegra 3 ini di mobil Audi menjadi salah satu bukti Tegra 3 cukup dipercaya juga untuk tablet dan ponsel.
Sumber : http://nvidianews.nvidia.com/Releases/NVIDIA-Tegra-3-Processor-to-Power-Audi-s-Next-Gen-Infotainment-and-Digital-Instrument-Clusters-748.aspx
Reade more >>

Minggu, 13 November 2011

Harga "Solid State Drive" Ditakutkan Ikut Naik


Bufallo Harddisk kini juga harus mempertimbangkan koneksi nirkabel, desain yang lebih mudah disimpan, dan warna.



Kenaikan harga hard disk drive (HDD) akibat banjir di Thailand dikhawatirkan akan turut mempengaruhi kenaikan harga solid state drive (SSD) di pasar. Dengsn demikian, harga laptop atau ultrabook laptop yang memakai SSD diprediksi juga mengalami kenaikan.
Seperti dilaporkan InfoWorld, sebagai imbas banjir di Thailand, harga HDD mengalami kenaikan 25-100 persen. Ini tergantung dari merek, jeni,s dan di toko apa HDD tersebut dijual. Ditakutkan, efek domino dari naiknya harga HDD ini akan berdampak juga pada SSD. Sebabnya adalah teori sederhana permintaan yang meningkat dengan pasokan yang terbatas.
Saat ini produk berbasis HDD, termasuk kelas "murah" seperti netbook sekalipun, diyakini akan mengalami kenaikan harga. Akibatnya, konsumen bisa berpikir dua kali untuk membeli laptop. Adapun perangkat berbasis SSD, seperti ultrabook, memiliki harga yang relatif stabil.
Karena selisih harganya yang semakin dekat, sebagian konsumen diprediksi akan melirik ultrabook. Permintaan meningkat plus stok terbatas sama dengan harga naik.
Tentunya ini baru sebatas kekhawatiran. Bukan tidak mungkin produsen laptop justru merasa perlu mempertahankan harga ultrabook dan perangkat berbasis SSD atau penyimpanan alternatif lainnya demi mencapai target penjualan.
Contohnya, Acer S3 saat ini dijual pada kisaran 1.000 dollar AS. Namun, Acer sudah memperkirakan harganya akan turun ke 799-899 dolalr AS bila perangkat itu makin populer. Memang, Acer S3 tidak menggunakan SSD. Perangkat itu menggunakan hardisk tipis (7 milimeter) yang tidak diproduksi di Thailand sehingga tak terpengaruh banjir.

Sumber : Kompas Tekno
Reade more >>

Selasa, 25 Oktober 2011

OCZ Octane SSD 2.5 Inci mencapai Kapasitas 1 TB dengan SATA-III


OCZ menjadi perusahaan pertama kali yang membawa SSD dengan kapasitas 1TB ke pasar dengan harga $ 1.300 atau sekitar 11.5 juta rupiah.
OCZ Octane SSD adalah drive berukuran 2,5 inci dengan interface SATA-III 6Gbps yang ditawarkan dalam pilihan kapasitas 128GB, 256GB, 512GB, dan kapasitas terbesar 1TB . OCZ mengklaim bahwa seri Oktan ini menawarkan tingkat performa baru untuk “beban kerja yang bervariasi,” yang berarti drive telah disesuaikan untuk penggunaan umum seperti mentransfer file untuk semua ukuran dan kompresi yang berbeda .
Tingkat kinerja baru ini berhasil dicapai berkat penggunaan Everest Indilinx controller, yang membuat drive mampu mencapai kecepatan 560MB / s untuk pembacaan/read dan 400MB kecepatan menulis. 4K IOPS untuk random read  dinilai pada nilai 45.000, dan latensi yang dipatok pada 0.06ms dan 0.09ms untuk membaca dan menulis masing-masing. Drive juga dilengkapi dengan DRAM cache besar 512MB.
Menginvestasikan banyak uang dalam SSD selalu merupakan keputusan yang sulit karena masa hidup perangkat yang terbatas dibandingkan dengan hard drive. OCZ telah meringankan kekuatiran tersebut sampai batas tertentu dengan memasukkan Teknologi NDurance proprietary. NDurance diperkirakan membuat dua kali lipat daya tahan penyimpanan dengan teknologi NAND dan meningkatkan siklus program / erase  yang mungkin dari 5.000 hingga 10.000.
Jika Anda tidak memiliki budget $ 1.300 sampai menghabiskan pada model 1TB, bisa memilih kapasitas 128GB yang dimulai pada harga $ 166,  256GB  sekitar $ 310 walaupun harga final belum dikonfirmasi.
OCZ juga mengumumkan, Octane-seri S2 ynag lebih lambat yang menawarkan tingkat penyimpanan yang sama, tetapi bergantung pada koneksi SATA-II 3Gbps. Drive S2 mencapai kecepatan membaca 275MB / s dan 265MB / s  untuk menulis g. 4K IOPS dinilai pada 30.000. Tidak ada informasi harga yang diberikan, tetapi  pasti akan lebih murah daripada SATA-III Octane.
Sumber : beritateknologi.com
Reade more >>

Ecliypt Nano Flash Disk Tahan Banting Keluaran ViaSat Dengan Fitur Enkripsi Data


Jika anda kesulitan menemukan flash disk yang dapat menyimpan data dengan aman, mungkin akan senang dengan kemunculan flash disk bernama Ecliypt Nano ini. Flash disk ini diklaim mampu memproteksi data dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi.
Flash Disk yang diproduksi oleh perusahaan dari Inggris bernama ViaSat ini sebagai flash disk yang tahan banting luar dan dalam. Bahkan perangkat ini mendapatkan sertifikasi ‘top secret’ dari CESG (Communications Electronics Security Group).

CEO ViaSat Inggris, Chris McIntosh mengatakan satu-satunya cara untuk merusak data di dalam flash disk Eclypt Nano, adalah dengan melakukan sabotase dari luar. Dengan tingkat keamanan seperti itu, dia mengimbau agar para pemilik perusahaan ternama turut menggunakan alat ini.

sumber : beritateknologi.com
Reade more >>

Senin, 26 September 2011

Memory Vault Bikinan Sandisk Mampu Menyimpan Data Hingga Satu Abad




Apakah anda atau mungkin perusahaan anda membutuhkan fasilitas penyimpanan data yang mampu menyimpan data dalam rentang waktu yang lama? Mungkin ini adalah salah satu jawabannya. Sandisk baru saja meluncurkan produksi terbarunya dalam bentuk memory vault flash drive.
Pengoperasian alat ini cukup gampang. Terdapat slot USB yang dapat dihubungkan secara langsung dengan komputer. Yang paling istimewa dari perangkat penyimpanan file ini adalah kemampuannya yang dapat menyimpan file hingga rentang waktu satu abad.
Tak hanya itu, pihak perusahaan juga berani menjamin bahwa file yang disimpan dalam memory vault buatannya itu tak akan mengalami kerusakan atau file corrupt. Terlebih untuk file audio dan video yang rentan rusak.
Terdapat beberapa pilihan, yakni 8GB dan 16 GB. Mengenai harga, memory vault ini akan dijual dengan harga USD 49,99 (sekitar 450 ribu rupiah) dan USD 89,99 (sekitar 760 ribu rupiah).
Beritateknologi.com
Reade more >>

Sabtu, 24 September 2011

jenis-jenis harddisk



Hard disk atau bisa disebut juga hard drive, fixed disk, HDD, atau cukup hard disk saja, adalah media yang digunakan untuk menyimpan file sistem dan data dalam komputer. Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data, sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut.
Jenis hard disk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kece­patan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data.
Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik.
Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA.
ATA
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghu­bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.
ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru.
Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.
Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.
SATA
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.
Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling­kungan multitask.
Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng­gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.
Beberapa fitur SATA adalah:
  • SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
  • SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
  • Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.
SCSI
SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya.
Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa dite­rapkan di semua tipe hardware.
Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm.
Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak. Demikian pula sebaliknya.
Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi.
sumber:
Reade more >>