Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label lcd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lcd. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juni 2012

Ini Bedanya Layar LCD dan AMOLED di Ponsel


Dengan semakin meluasnya penggunaan layar sentuh berukuran besar sebagai perangkat input utama pada perangkat mobile, kualitas tampilan pun menjadi makin penting karena menentukan kenyamanan pengguna dalam memakai gadget yang bersangkutan.

Berbagai istilah seperti AMOLED, IPS, dan Retina display digunakan sebagai embel-embel  teknologi layar perangkat tertentu untuk menarik pembeli.

Namun, secara umum terdapat 2 jenis layar utama yang dipakai pada kebanyakan perangkat  mobile, yaitu LCD dan AMOLED. Perbedaan berikut kelebihan dan kekurangannya dari keduanya akan KompasTekno ulas di artikel ini.

LCD

ips
Layout pixel layar LCD In-Plane Switching milik LG Optimus 4X HD (gambar:bestboyz.de)
LCD atau Liquid Crystal Display telah digunakan sebagai layar berbagai macam perangkat selama berpuluh-puluh tahun, mulai dari monitor komputer, layar smartphone, sampai jam tangan.

Sesuai namanya, layar LCD menggunakan medium kristal cair yang diselipkan diantara beberapa panel kaca atau material transparan lain.

Ketika dilihat dari jarak sangat dekat, tampak unit-unit pixel berwarna merah, hijau, dan biru yang menyusun tampilan gambar pada layar LCD.

Beberapa layar LCD menggunakan teknologi In-Plane Switching atau IPS untuk meningkatkan kualitas reproduksi warna dan sudut pandang optimal yang lebih luas. Layar  "Retina Display" milik iPhone 4/4s misalnya, adalah layar LCD dengan teknologi IPS yang memiliki resolusi tinggi.

Layar LCD mampu mereproduksi warna dengan sangat realistik, tetapi memerlukan lampu penerang tambahan (backlight) karena tidak menghasilkan cahaya sendiri.

Beberapa perangkat populer yang menggunakan layar LCD: iPhone 4/4s, iPad,  dan HTC One X

AMOLED

amoled
Layout pixel layar AMOLED dengan "pentile display" milik HTC One S (gambar:bestboyz.de)
Teknologi layar AMOLED atau Active Matrix Organic Light Emitting Diode sebenarnya juga   sudah ada sejak lama, sejarahnya membentang hingga ke dekade 50-an.

Belakangan, layar tipe ini ramai diterapkan di perangkat-perangkat gadget karena memiliki beberapa kelebihan dibanding LCD seperti tidak memerlukan lampu backlight dan memiliki tingkat kontras yang lebih tinggi.

super-amoled-apple-iphone-3gs
Layar AMOLED (kiri) memiliki tingkat kontras yang lebih tinggi dibandingkan LCD (gambar:oled-display.net)
AMOLED terbuat dari lapisan polimer organik tipis yang menyala ketika dialiri listrik. Karena konstruksinya yang sederhana, layar AMOLED bisa dibuat sangat tipis.

Kebanyakan layar AMOLED memiliki struktur pixel yang disebut "pentile display", di mana dua sub-pixel merah dan biru berukuran lebih besar dan ditempatkan diantara dua sub-pixel berwarna hijau yang berukuran normal. Dengan kemikian, susunan pixel-nya menjadi' Red-Green-Blue-Green (RGBG), bukan Red-Green-Blue seperti pada LCD.

Keuntungan dari "pentile display" adalah sebuah layar AMOLED bisa dibuat seterang layar konvensional dengan hanya sepertiga jumlah sub-pixel yang biasanya diperlukan.

Kekurangannya, dikarenakan oleh ukuran sub-pixel merah dan biru yang lebih besar, layar jadi terlihat "grainy" atau tampak seperti memiliki resolusi rendah, walau sebenarnya tidak demikian.

Layar AMOLED biasanya sulit dilihat di bawah pancaran cahaya matahari langsung, tetapi  teknologi Super AMOLED Plus dari Samsung yang tidak menggunakan "pentile display" telah memberi peningkatan dalam hal ini.

Beberapa perangkat-perangkat populer yang menggunakan layar AMOLED: Samsung Galaxy S series, Nokia Lumia 900, and HTC One S.

Keputusan di Tangan Anda


phone
Dapatkah Anda melihat smartphone mana yang menggunakan layar LCD atau AMOLED? (gambar: digitaltrends.com)
Baik LCD maupun AMOLED memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Saat ini, kedua  jenis layar sudah mampu menghasilkan tampilan berkualitas sangat tinggi. Kualitas tampilan pun bervariasi antar produk dan merk, walaupun menggunakan jenis layar yang sama.

Satu-satunya cara untuk menentukan jenis layar mana yang sesuai dengan selera adalah dengan memegang perangkat dan melihat sendiri tampilan layarnya.

Anda akan dengan mudah mengetahui layar mana yang memberikan viewing angle, kontras, dan reproduksi warna yang paling cocok untuk kebutuhan setelah memakai perangkat yang bersangkutan selama beberapa menit.

Sumber : Kompas Tekno
Reade more >>

Jumat, 25 November 2011

Samsung SUR40 Teknologi Microsoft Surface 2.0 Mampu Mendeteksi 50 Sentuhan Sekaligus


Sebuah layar toucscreen yang mampu mendeteksi 2 atau 3 sentuhan sekaligus menjadi hal yang lumrah saat ini. Namun yang teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft ini menjadi hal yang luar biasa. Bagaimana tidak, mereka berhasil menciptakan sebuah teknologi touchscreen yang mampu mendeteksi 50 sentuhan sekaligus!!

Adalah sebuah layar berukuran 40 inci dengan ketebalan hanya empat inci saja yang juga dilapisi Gorilla Glass. SUR40 ini adalah produk terbaru dari Samsung yang di dalamnya terdapat windows 7 dan dilengkapi dengan software microsoft lainnya, yakni surface 2.0.
Selain memiliki kemampuan mampu mendeteksi 50 sentuhan sekaligus, alat ini juga memiliki nilai plus dibandingkan dengan teknologi multi touch yang ada saat ini. Bandingkan jika iPhone bikinan Apple hanya mampu mendeteksi gerakan jari saja, maka tidak halnya dengan SUR40. Alat ini mampu mendeteksi apa saja yang berada di atasnya, dari mulai pena, pointer hingga sebuah buku.
SUR40 memiliki resolusi 1920×1080 piksel dan menggunakan teknologi sensing infrared yang dikembangkan oleh Microsoft yang disebut pixelsense. Teknologi ini lah yang membuat alat ini mampu mendeteksi 50 sentuhan sekaligus.
Pengen alat ini? Sabar saja. Sebagai info tambahan, SUR40 ini dijual paling tidak seharga 7.600 USD.

Reade more >>

Selasa, 25 Oktober 2011

Toshiba Memperkenalkan Layar LCD 6 Inci Resolusi SUPER 2560 x 1600 px dengan Kepadatan 498ppi


Jika Anda berpikir layar 3,5 inci iPhone 4 dengan resolusi 960 x 640 piksel merupakan layar yang sangat tajam dan padat resolusinya maka Anda akan terbengong melihat yang satu ini karena Toshiba baru saja memperkenalkan layar LCD 6,1 inci baru yang mampu menampilkan resolusi 2560 x 1600 piksel.

Layar LCD super dari Toshiba ini memiliki kerapatan pixel 498 pixel per inci. Apple menyebut layar iPhone 4nya 326 ppi yang menampilkan “layar retina” karena pada kepadatan itu  mata manusia tidak bisa benar-benar melihat sel piksel. Dengan kata lain, layar baru Toshiba mungkin  lebih tajam daripada yang kita perlukan.
Namun, ini adalah demonstrasi teknologi yang mengesankan, dan Toshiba mengatakan layar ini menawarkan tampilan  “foto berkualitas”  karena layar dapat menampilkan 16.7 juta warna dan juga menawarkan sudut pandang sampai 176 derajat.
Toshiba akan memamerkan tampilan baru di pameran perdagangan mulai minggu depan. Tidak ada kata pada apakah atau kapan kita akan pernah melihat ini layar dalam produk yang sebenarnya.

sumber : beritateknologi.com
Reade more >>