Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Processor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Processor. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2012

Intel Umumkan Prosesor Super dengan 50 Core

bitcointalk.org
Perusahaan produsen mikroprosesor Intel mengumumkan nama sebuah tipe prosesor bar, Xeon Phi, pada Senin (18/6/2012) lalu di International Supercomputing Conference, Jerman.

Chip yang ditujukan untuk High Performance Computing (HPC), Workstation, dan Data Center ini menggabungkan lebih dari 50 "otak" (inti/ core) dalam satu kemasan prosesor.

Prosesor ini bemula dari proyek "Larabee" dari Intel yang sedianya akan dipakai di konsol game next-gen, seperti PlayStation 4 tetapi dibatalkan pada 2009. Intel kemudian  mengalihkan proyek tersebut untuk pengembangan prosesor yang  ditujukan bagi segmen pasar superkomputer.

Xeon Phi dimaksudkan untuk menghadapi saingan dari vendor chip pemroses Grafis NVIDA dan AMD yang produk-produknya semakin sering digunakan di superkomputer.

Menurut Intel, dibanding dengan chip pengolah grafis (GPU) dari AMD atau NVIDIA yang digunakan untuk pemrosesan paralel, Xeon Phi yang disebut sebagai "coprocessor" ini bisa lebih mudah diprogram untuk keperluan tersebut karena memakai arsitektur x86.

Intel Xeon Phi didesain untuk dipasangkan sebagai pendamping untuk prosesor Xeon lainnya yang bekerja sebagai prosesor utama. Bentuknya pun digambarkan tidak berupa prosesor untuk ditancapkan ke socket motherboard, melainkan expansion card dengan interface PCI-Express.

Xeon Phi menggunakan teknologi fabrikasi 22nm dan 3-D tri-gate transistors yang sama  dengan prosesor Core-i Generasi Ketiga (Ivy Bridge). Prosesor ini akan didampingi dengan RAM GDDR5 setidaknya sebesar 8 GB.

Prosesor super ini bakal membuat debut perdana lewat Stampede, sebuah cluster HPC Linux dengan daya komputasi sebesar 10 petaflop yang akan mulai beroperasi pada awal 2013.

Stampede adalah proyek kerjasama Texas Advanced Computing Center (TACC) dengan University of Texas yang menggunakan prosesor Xeon E5 dan Xeon Phi.

Intel mengatakan bahwa 44 perusahaan sudah terdaftar sebagai calon pengguna Xeon Phi, termasuk Bull, Cray, Dell, HP, IBM, Inspur, SGI, dan NEC.

Peter Ungaro, chief executive pabrikan superkomputer Cray, mengatakan bahwa perusahaannya sedang merancang superkomputer yang memakai prosesor baru dari Intel ini. Menurutnya, Cray sudah memiliki beberapa pelanggan untuk produk baru tersebut.
Reade more >>

Selasa, 29 Mei 2012

Kini, Tak Perlu Kartu Grafis Khusus untuk Main "Game" Berat


Kompas.com
Channel Platform Manager Intel David Tjahjadi bermain game dengan grafis terintegrasi Intel HD 4000
KOMPAS.com — Walaupun sudah tersedia sejak lama, teknologi on-board graphics yang menyatukan pemroses grafis dengan unit motherboard atau prosesor kerap kali dipandang sebelah mata.

Soalnya, kartu grafis on-board biasanya lebih loyo dibandingkan dengan kartu grafis terpisah. Jangankan untuk main game, menjalankan Windows pun kadang masih tersendat.

Pandangan itulah yang coba diubah Intel melalui pemroses grafis bertenaga yang ditanamkan pada prosesor Core-i "Generasi Ketiga" yang populer dipanggil "Ivy Bridge".

Di prosesor-prosesor yang berasal dari keluarga "Ivy Bridge" ini terdapat pemroses grafis HD 4000 dan HD 2500 yang diklaim Intel memiliki kecepatan hingga dua kali lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

Intel juga mengatakan bahwa grafis terintegrasi milik prosesor Core-i "Generasi Ketiga" tersebut sudah memadai untuk bermain game 3D yang kompleks sekalipun.

Guna membuktikan hal ini, Channel Platform Manager Intel David Tjahjadi mendemonstrasikan kemampuan Intel HD 4000 dengan menjalankan game Call of Duty: Modern Warfare 3 di resolusi HD (1280x720) dalam acara diskusi media di Jakarta, Senin (28/5/2012).

Berdasarkan pantauan KompasTeknogame yang bersangkutan dapat berjalan lancar tanpa terpatah-patah walaupun beberapa fitur grafis advanced seperti anti-aliasing turut diaktifkan.

"Bukan hanya main game, grafis terintegrasi Intel pun memiliki kemampuan akselerasi QuickSync yang bisa mempercepat tugas-tugas tertentu, seperti encoding video dengan aplikasi Cyberlink Espresso," jelas David.

Menurutnya, akselerasi QuickSync milik Intel sekarang sudah bisa digunakan di sejumlah aplikasi, "Seperti dalam bentuk plug-in untuk aplikasi video editing Adobe Premier dan Cyberlink."

Lebih lanjut, David mengatakan bahwa Intel tengah mendekati para developer software untuk menggunakan akselerasi QuickSync di aplikasi-aplikasi buatan mereka. "Dengan cara membagi-bagikan Software Development Kit (SDK) ke developer-developer, seperti HandBrake dengan OpenCL-nya."

Intel bukan satu-satunya produsen yang membekali prosesornya dengan pemroses grafis terintegrasi yang bertenaga. Rivalnya, AMD, pun telah melengkapi CPU buatannya dengan grafis terintegrasi Radeon yang bahkan disebut-sebut memiliki kecepatan lebih tinggi dari pesaingnya.
Reade more >>

Core vPro "Generasi Ketiga" Dibekali Teknologi Keamanan Terbaru


Kompas.com
Di samping prosesor konsumer, pada diskusi media di Jakarta hari Senin (28/5/2012) kemarin, Intel Indonesia juga memperkenalkan seri prosesor Core vPro "Generasi Ketiga" yang ditujukan bagi kalangan bisnis dan korporat.

Core vPro adalah seri prosesor Intel yang mirip dengan seri Core i7/5/3 di pasar konsumer tetapi ditambahi fitur-fitur remote management dan pengamanan data untuk keperluan bisnis.

Versi terakhirnya, Core vPro "Generasi Ketiga", dibangun berdasarkan arsitektur "Ivy Bridge" 22 nm dan datang dengan kemampuan-kemampuan bawaan dari arsitektur tersebut, seperti teknologi Intel Rapid Start, Intel Smart Response, dan Intel Smart Connect.

Fitur-fitur keamanan menjadi highlight dari Core vPro Generasi Ketiga ini, termasuk perlindungan terhadap virus di  tingkat sistem operasi dan pencurian data.

Salah satunya yang mendapat sorotan adalah Intel Identity Protection Technology yang memproteksi pengguna dalam proses-proses yang melibatkan proses otentikasi seperti internet banking.

"Dalam transaksi tersebut kerap digunakan hardware tambahan berupa token. Dengan Intel Identity Protection Technology ini nantinya pengguna tak perlu menggunakan token lagi tetapi transaksi tetap aman," jelas Manajer Pengembangan Bisnis Intel Indonesia, Arya Sanjaya

Intel Active Management Technology (Intel ATM) pada Core vPro Generasi Ketiga memungkinkan pengontrolan sistem dari jarak jauh untuk keperluan maintenance, servis, ataupun pengawasan.

Menurut Arya, karena kendali sistem dapat diambil alih sepenuhnya, remote management ini akan sangat mempermudah proses troubleshooting atau surveillance.

Sebagai sarana perlindungan data portable, Intel menerapkan "Anti-theft 4.0 Technology" pada laptop yang dilengkapi dengan prosesor Core vPro "Generasi Ketiga".

Apabila terjadi pencurian, teknologi ini mengunci komputer dan data pada level hardware sehingga  sama sekali tidak bisa diakses kecuali oleh pihak yang memiliki otoritas. Core vPro rencananya juga akan dihadirkan hadir di laptop tipis Ultrabook pada tahun ini.

Soal target, Arya mengatakan bahwa pengguna vPro biasanya berasal dari kalangan korporasi besar seperti industri perbankan atau pemerintahan. "Tapi teknologi ini cocok juga untuk smalldan medium bussiness yang membutuhkan keamanan data," ujarnya. Arya mengatakan, sampai sekarang baru Intel yang menyediakan fitur-fitur keamanan lengkap yang terintegrasi dalam satu produk (Core vPro).

Untuk bisa memakai fitur-fitur keamanan dan remote management, prosesor Intel Core vPro harus dipasangkan dengan motherboard khusus, yaitu yang memakai chipset Intel Q77 untuk desktop, serta Intel QM 77 atau QS/ 77 untuk komputer mobile.

Sumber : Kompas Tekno
Reade more >>

Jumat, 30 Desember 2011

Intel Siap Merilis CPU 22nm Ivy Bridge


Setelah banyak anggapan dan  rumor yang beredar di berbagai media mengenai waktu rilis prosesor Intel Ivy Bridge. Selama ini informasi yang beredar adalah Intel baru akan  merilis prosesor terbarunya ini antara bulan maret/April 2012, bahkan ada pula rumor yang berkembang tentang waktu rilis ini baru akan terwujud hingga bulan Mei mendatang. Tapi baru-baru ini menurut sumber yang berasal dari PC makers Taiwan mengatakan bahwa perusahaan chip raksasa ini berencana untuk meluncurkan CPU 22nm terbarunya pada tanggal 8 April 2012.  
Apakah ini juga masih hanya sebuah rumor atau sekedar dugaan yang tak pasti? Terlepas dari pertanyaan soal ketidakpastian itu, mari kita lihat informasi yang juga dikutip oleh DigiTimes tentang prosesor yang akan di rilis oleh intel. 
Rilis awal akan mencakup prosesor generasi ketiga Core i5 dan Core i7 untuk produk komputer desktop yang akan di luncurkan dengan harga mulai dari $184 hingga $332. Sedangkan batch CPU berikutnya akan diluncurkan Core i7 untuk chip prosesor  mobile/notebook di ikuti dengan core i3 dan core i5 juga untuk prosesor notebook.
Peluncuran ini dikabarkan akan dilakukan pada quartal kedua tahun 2012, sedangkan untuk prosesor pentium komputer desktop akan menyusul pada quartal ketiga 2012.
Sejauh yang diketahui dalam peluncuran pada tanggal 8 April 2012 nanti, Intel akan menggunakan sistem  platform hub-kontroler Z77, H77, Z75 dan B75 untuk komputer desktop, sedangkan untuk chipset notebook/laptop, intel  akan menggunakan hub-kontroler HM77, UM77, HM76 dan HM75.
Sekedar informasi pelengkap, Ivy Bridge adalah kode nama yang digunakan untuk memperkecil ukuran die-22nm dari chip yang beredar saat ini yaitu Sandy Bridge. Pada dasarnya kedua tipe ini memiliki fitur dan arsitektur chip yang sama, namun pada produk terbarunya telah di lakukan sedikit perbaikan dan penambahan beberapa  tweak kecil.
Sedikit perbaikan pada Ivy Bridge yang akan diluncurkan nanti akan datang dengan dukungan penuh untuk DirectX 11 yang akan menawarkan kinerja CPU 60% lebih cepat dari prosesor intel core saat ini serta standar emisi yang lebih rendah 30% dari tipe Sandy Bridge berdasarkan  European emission Standart (EUS).
Selain itu, Core prosesor baru ini, telah menerima beberapa tweak kecil untuk meningkatkan kinerja AVX(Advanced Vector Extension) dan pembaruan pada PCI Express Controller standar 3.0 yang terintegrasi.

Sumber : BeritaNet
Reade more >>

Jumat, 25 November 2011

Intel Memamerkan Knights Corner Chip dengan 50 Core Berusaha Memecahkan Batas Exaflop

Sementara Intel telah berbicara tentang arsitektur Many Integrated Core (MIC)  pada beberapa waktu, dan kali ini mereka telah menunjukkan chip 50 core untuk pertama kalinya  pada konferensi superkomputer SC11. Knights Corner itulah nama kode chip 50-core yang akan bekerja sebagai co-prosesor untuk CPU prosesor Intel Xeon E5. Intel menyebutkan bahwa University of Texas akan membangun sebuah komputer (ukuran kecepatan komputasi) 10 petaflop dengan penggabungan tersebut.
Many Integrated Core Chip
Many Integrated Core Chip ( tiap kotak mewakili 1 core )

Menariknya, Knights Corner merupakan hasil dari proyek Larrabee Intel GPU killer yang bisa dikatakan gagal dalam usaha Intel terjun ke jenis komputasi di mana prosesor grafis (GPU) mulai digunakan untuk umum tujuan komputasi. Namun, GPU dan Knights Corner sebenarnya memiliki banyak kesamaan: keduanya adalah array besar core processing, tetapi ada beberapa perbedaan:
Knights Corner dilengkapi dengan core dibangun pada arsitektur X86 Intel yang dekat dengan CPU biasa. Intel berpendapat bahwa dengan itu, mereka dapat memberikan toolset untuk pengembang yang lebih baik. Meskipun hal ini benar sampai batas tertentu, namun yang pasti X86 atau tidak, arsitektur heterogen ini relatif baru.
GPU di sisi lain cenderung lebih efisien daripada CPU dalam hal FLOPS per Watt, meskipun kami tidak yakin bagaimana Knights Corner dalam hal ini. Kami belum melihat angka-angka yang relevan mengenai hal ini, sehingga tidak melompat ke kesimpulan.
Dalam kasus apapun, semua orang tampaknya setuju bahwa hanya menambahkan CPU tidak akan seefisien menambahkan banyak-core chip ke dalam campuran. Nah yang mana akan mencapai batasan 1000 petaflop (Exaflop) pertama kali dan seberapa efisien…
Reade more >>

Peneliti Stanford Ciptakan LED Ukuran Nano Mampu Transfer Data Kecepatan 10 Gbps


Saat ini laser menjadi medium yang paling cepat untuk mentransfer data. Tercatat laser dapat mengirimkan data 26 terabit setiap detiknya. Namun sayangnya transfer data menggunakan laser membutuhkan energi yang luar biasa besar.
Menanggulangi hal tersebut, para peneliti dari Stanford University mencoba untuk menemukan alat untuk mentransfer data yang memiliki kecepatan dan tentu saja hemat energi. Hasilnya, mereka kini berhasil menciptakan sebuah LED (Light Emitting Diode) yang mampu mentransfer data dengan kecepatan 10 Gbps.
Mskipun masih jauh dibandingkan dengan kecepatan transfer data laser, namun LED yang berukuran nano ini memiliki tingkat efisiensi yang jauh lebih baik dibandingkan laser. Tercatat, LED ini membutuhkan energi 0.25 femto joule per bit, 2000 kali lebih efisien dibandingkan laser yang membutuhkan 500 femto joule per bit.
Reade more >>

Intel Sandy Bridge-E Desktop Bakal Hadir dengan 8 Core pada Tahun 2012

Banyak penggemar kecewa ketika Intel mengumumkan bahwa prosesor versi desktop dari Sandy Bridge-E yang  mencakup hanya enam core saja, namun Intel dilaporkan sekarang bekerja pada sebuah loncatan baru yang  memungkinkan delapan core dalam arsitektur ini. Menurut VR-Zone, CPU ini kemungkinan melangkah pada kuartal kedua tahun depan.

Intel sebelumnya memutuskan tidak menggunakan semua delapan core yang tersedia pada lengkung Bridge-E Sandy untuk versi desktop chip ini karena hal ini akan meningkatkan TDP CPU di atas 130W saat itu.
Namun, serangkaian tweak dan perbaikan manufaktur yang  tersedia telah membantu pembuat chip mengaktifkan dua core ekstra namun tetap mempertahankan penggunaan daya CPU saat ini.
Reade more >>

Minggu, 13 November 2011

AMD Bulldozer Kembali Memecahkan Rekor Clock Prosesor Tercepat Mencapai 8.58Ghz

Barusan saja kami melaporkan bahwa Andre Yang berhasil mengoverclock FX-8150 CPU AMD mencapai kecepatan 8.46GHz yang memecahkan rekor sebelumnya yang ditetapkan oleh AMD. Andre Yang kini telah mampu memecahkan rekornya sendiri  sekitar 120MHz, yang merupakan peningkatan yang cukup penting mengingat bahwa rekor sebelumnya dia mendapati hanya 30MHz lebih besar dari rekor sebelumnya. Rekor dunia baru 8584.8MHz tepatnya, 123.3MHz lebih besar dari sebelumnya. Catatan ini belum resmi, karena tidak muncul di database validasi CPU-Z.



Andre menggunakan motherboard Crosshair Formula V yang sama  dan  perbedaan utamanya adalah tegangan inti yang lebih tinggi, yaitu 2.076V di rekor baru (1.992V dalam rekor yang lama). Andre menggunakan nitrogen cair untuk pendinginan, dan overclock lebih tinggi dapat dicapai dengan helium cair, yang mencairkan di -269 Celcius sementara itu -196 Celcius untuk nitrogen pada tekanan atmosfer. Stepping B3 Bulldozer  mendatang   juga akan meningkatkan kemampuan overclock-, membuatnya mungkin mencapai kecepatan 9GHz.
Reade more >>

Bikin Prosesor PC, Qualcomm Siap Bersaing Dengan Intel dan AMD

Snapdragon S4 
 


Qualcomm yang selama ini dikenal sebagai produsen prosesor tablet dan ponsel pintar dikabarkan akan membuat prosesor untuk komputer desktop dan laptop. Jika benar, Qualcomm akan bersaing dengan Intel dan AMD yang lebih dulu memproduksi prosesor untuk PC.
Kemungkinan kami akan meluncurkan laptop ultraportable memakai sistem Windows 8, paling lambat 2012.
Senior Vice President Qualcomm, Enrico Salvatory mengungkapkan akan berencana membuat prosesor untuk laptop dan komputer desktop. Namun belum jelas kapan rencana tersebut akan diwujudkan.
"Kemungkinan kami akan meluncurkan laptop ultraportable memakai sistem Windows 8, paling lambat 2012," ujar Salvatori yang dikutip Neowin.net, Sabtu (5/11/2011).
Qualcomm selama ini membuat prosesor berbasiskan ARM. NVIDIA juga membuat prosesor pada ponsel pintar dan tablet yang didesain oleh ARM dan mereka merencanakan akan akan menyediakan prosesor untuk komputer desktop dan laptop.
Kendati demikian, Salvatory menyatakan agar Intel dan AMD tidak perlu khawatir atas rencana Qualcomm. Salvatory menganggap kompetisi dalam bisnis adalah sesuatu yang bagus. Hal itu justru akan membuat perusahaan makin berinovasi dalam membuat produk.
"Jika kami benar-benar membuat prosesor untuk PC dan desktop, kami harap Intel dan AMD akan terus mengeluarkan prosesornya," katanya.

Sumber : Kompas.com
Reade more >>

Rabu, 02 November 2011

Jegal Bulldozer AMD, Intel Rilis Prosesor Baru


Ilustrasi
Intel merilis prosesor terbaru dari seri Sandy Bridge sebagai respon atas kemunculan Bulldozer, platform prosesor AMD terbaru. Prosesor tersebut adalah Intel Core i7-2700K yang sebenarnya mirip dengan pendahulunya, seri 2600K, yang hanya berbeda clock speed-nya sebesar 100 Mhz.
Prosesor Inter terbaru ini memiliki empat coredengan frekuensi standar 3,5 GHz dan dapat mencapai 3,9 GHz bila Turbo Boost diaktifkan, Hyper-Threading yang mendukung sampai dengan delapan thread, dan cache L3 sebesar 8MB. Sama seperti model lain dengan kode "K", i7-2700K dilengkapi dengan unlocked multiplier yang memudahkan pengguna untuk melakukan overclock.
Berdasarkan database produk-produk Intel, Core i7 2700K dibanderol dengan harga 332 dolar AS. Harga ini lebih mahal 15 dolar AS dibanding model i7-2600K, yang tetap dijual dengan harga 317 dolar AS. Ini sekaligus menepis rumor, Intel akan menurunkan semua harga prosesornya. Sebagai perbandingan saja, prosesor andalan AMD, FX-8150 dijual dengan harga 280 dolar AS, 52 dolar lebih murah dibanding prosesor Intel terbaru.
Kehadiran prosesor dengan kecepatan lebih tinggi ini tidak membuat prosesor Intel seri lain, seperti Core i5 dan i7 turun harga. Seperti yang dikutip dari Techspot, Intel hanya menurunkan harga tiga seri prosesor low end, yaitu Core i3-2120, Pentium G850, dan Pentium G630. Seri i3-2120, dari harga 138 dolar AS didiskon menjadi 117 dolar AS, Pentium G630 dari harga 75 dolar turun menjadi 64 dolar AS, dan Pentium G850 mendapat potongan 11 dolar menjadi 75 dolar AS.
Sumber : Kompas Tekno
Reade more >>